Category: Business

  • Luar Biasa Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Luar Biasa Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist
    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist

    Informasi wisata Sumsel

     

    Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

     

    Seperti yang dilakukan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang Kamis (19/2/2026).

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral.

    Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.

    Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.

     

     

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.

    Informasi wisata Sumsel

    Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan lawatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.

    “Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.

    Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan

  • Begini Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Begini Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Berantas Narkoba dan Judi Online

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist
    Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr Sandi Nugroho berkunjung ke DPW Muhammadiyah Sumsel /ist

    Informasi wisata Sumsel

     

    Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

     

     

    Seperti yang dilakukan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang Kamis (19/2/2026).

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral.

    Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.

    Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.

     

     

    Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.

    Informasi wisata Sumsel

    Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan lawatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.

    “Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.

    Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan

  • Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho Kolaborasi dengan FKUB, MUI, dan LDII Jaga Kamtibmas


    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari FKUB, MUI dan LDII pada hari Jumat (20/2) sekitar pukul 14.30 WIB di Mapolda Sumsel. (Arsip Istimewa).

    Jakarta, CNN Indonesia — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima silaturahmi dari Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB), Majelis Ulama Indonesia(MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) pada hari Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel.

    Silaturahmi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperkuat kolaborasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dengan Polda Sumsel dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel.

    Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel, Dr. H. Syarnubi Soman, mengapresiasi keterbukaan Kapolda dalam membangun komunikasi lintas agama.

    “Kami mengapresiasi keterbukaan Kapolda Sumsel dalam menerima silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama. Secara umum, kondisi kerukunan umat beragama di Sumatera Selatan berjalan kondusif dan harmonis. Namun terdapat dinamika internal, khususnya dalam penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial, yang perlu menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ujarnya .

    FKUB juga menyoroti persoalan pendirian rumah ibadah di sejumlah kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi ketentuan, namun proses perizinannya masih tertunda.

    “Kami berharap ada dukungan pengamanan dan mediasi agar proses pendirian rumah ibadah dapat berjalan sesuai peraturan perundang-undangan melalui musyawarah yang bijak,” tambahnya .

    Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan dalam menjaga stabilitas daerah.

    “Kami mendorong dakwah yang sejuk, menyejukkan, dan tidak provokatif sebagai bagian dari upaya menjaga ukhuwah dan persatuan umat. Perbedaan pandangan keagamaan adalah keniscayaan, namun tidak boleh berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas,” tegasnya .

    Ia juga menegaskan bahwa sinergi ulama dan umara menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan wilayah.

    “Sinergi antara ulama dan umara, khususnya bersama kepolisian, menjadi fondasi penting dalam menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” lanjutnya.

    Di sisi lain, Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sumsel, H. Rahmatullah, S.Ag., M.Si., menyatakan kesiapan organisasinya untuk terus berkolaborasi menjaga ketertiban masyarakat.

    “LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial,” ujarnya.

    “Kami siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta membangun narasi dakwah yang kondusif dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas dan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan.

    “Kolaborasi dan komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas. Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama untuk merawat persatuan dan menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan damai,” tegas Kapolda .

    Silaturahmi lintas agama ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis.

  • Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

    Luncurkan Gerakan Bang Jasri, Kapolda Metro: Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Gerakan “Bang Jasri” Dimulai , Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Gerakan “Bang Jasri” Dimulai , Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Gerakan “Bang Jasri” Digelar, Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Gerakan “Bang Jasri” Digelar, Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan DPRD

    Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan DPRD

    Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolda Sumsel Perkuat Sinergi dengan DPRD

    PALEMBANG||Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Rabu (18/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi kelembagaan dan sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Sriwijaya.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel. Rombongan disambut langsung oleh unsur pimpinan dan anggota legislatif guna membahas koordinasi strategis yang berkaitan dengan ketertiban masyarakat serta dukungan terhadap pembangunan daerah.

    Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan lembaga legislatif sangat krusial. Menurutnya, sinergi yang kuat akan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih kondusif.

    Ia juga menyoroti peran strategis DPRD dalam menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini dinilai sejalan dengan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan, meskipun kedua lembaga memiliki kewenangan yang berbeda dalam struktur tata negara.

    Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan keterangan resmi terkait agenda tersebut. Ia menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal untuk membangun koordinasi yang berkelanjutan.

    “Bapak Kapolda berharap melalui silaturahmi ini, kolaborasi antara Polda Sumsel dan DPRD semakin solid. Tujuannya jelas, yakni memastikan stabilitas keamanan daerah tetap terjaga demi mendukung percepatan pembangunan di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

    Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan daerah dari berbagai potensi gangguan keamanan di masa mendatang.

    Lawatan kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan hubungan antar lembaga. Fokus utama tetap pada kepentingan masyarakat Sumatera Selatan serta terciptanya iklim daerah yang aman bagi seluruh warga

  • Kapolda Sumsel Temui Gubernur Herman Deru, Bahas Stabilitas Keamanan

    Kapolda Sumsel Temui Gubernur Herman Deru, Bahas Stabilitas Keamanan

    Kapolda Sumsel Temui Gubernur Herman Deru, Bahas Stabilitas Keamanan

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada Rabu (18/2/2026) pukul 14.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tamu Lantai 2 Kantor Gubernur tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergitas antara Polda Sumsel dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan .

    Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.H. menerima langsung Kapolda Sumsel bersama pejabat utama Polda Sumsel. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi strategis yang berkelanjutan.

    Selain itu, Kapolda menekankan bahwa Sumatera Selatan memiliki karakteristik wilayah yang luas dengan keberagaman suku, bahasa, dan latar belakang sosial. Kondisi tersebut menjadi kekuatan sosial sekaligus tantangan dalam menjaga harmoni dan stabilitas daerah.

     

     

    Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa stabilitas kamtibmas menjadi fondasi utama dalam mendukung kelancaran program pembangunan. Tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan konvensional, tetapi juga mencakup persoalan infrastruktur, dampak kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), serta dinamika sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai kabupaten dan kecamatan dengan rentang kendali yang luas .

    Karena itu, Polda Sumsel terus melakukan pemetaan potensi kerawanan berbasis data, meningkatkan responsibilitas pelayanan, serta memperkuat sinergi lintas sektor. Kapolda juga menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.

    Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Sumsel menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Polda Sumsel. Ia menilai stabilitas kamtibmas merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Gubernur juga menyoroti kompleksitas tantangan daerah, mulai dari luasnya rentang kendali wilayah hingga dampak kendaraan ODOL terhadap infrastruktur. Oleh sebab itu, ia mendorong koordinasi yang semakin solid serta respons yang cepat terhadap dinamika masyarakat.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kunjungan kerja ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat pelayanan publik dan menjaga stabilitas keamanan daerah.

    “Polda Sumsel terus membangun komunikasi aktif dengan Pemprov Sumsel. Melalui koordinasi yang intens dan berkelanjutan, kami mengantisipasi setiap potensi gangguan kamtibmas secara bersama-sama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel didampingi para pejabat utama Polda Sumsel. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebelum Kapolda melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Markas Kodam II/Sriwijaya.

     

     

    Melalui lawatan kerja ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi yang solid, profesional, dan adaptif bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Sinergitas yang kokoh diharapkan mampu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan semakin maju.

  • Lawatan Kerja Kapolda Sumsel ke Pangdam II Sriwijaya Bentuk Komitmen Keamanan Daerah

    Lawatan Kerja Kapolda Sumsel ke Pangdam II Sriwijaya Bentuk Komitmen Keamanan Daerah

    Lawatan Kerja Kapolda Sumsel ke Pangdam II Sriwijaya Bentuk Komitmen Keamanan Daerah

    Palembang, Buser86.id – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. melaksanakan lawatan kerja ke Markas Kodam II Sriwijaya pada Rabu, 18 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas yang telah terjalin baik antara institusi Polri dan TNI di wilayah Sumatera Selatan.

    Kedatangan Kapolda Sumsel beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel disambut langsung oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gatot Subroto tersebut menjadi wadah koordinasi strategis dalam menghadapi dinamika situasi wilayah yang terus berkembang.

    Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menyampaikan bahwa lawatan kerja ini merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan koordinasi di tingkat komando maupun operasional. Menurutnya, soliditas antara TNI dan Polri adalah kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

    Kerja sama yang solid selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, mulai dari pengamanan kegiatan masyarakat, pemberantasan narkotika, hingga penanganan potensi kerawanan daerah. Polda Sumsel berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi berkelanjutan demi terwujudnya Sumatera Selatan yang stabil.

    Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis turut menegaskan pentingnya kekompakan kedua institusi sebagai pilar utama penjaga stabilitas. Sinergi yang ada diharapkan terus meningkat, terutama dalam pengamanan objek vital nasional, penanggulangan bencana, serta dukungan terhadap agenda strategis pemerintah.

    Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. memberikan keterangan resmi terkait kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pertemuan ini sangat krusial untuk memastikan interoperabilitas di lapangan berjalan maksimal.

    “Bapak Kapolda Sumsel menegaskan bahwa sinergi operasional dengan jajaran Kodam II Sriwijaya akan terus diperkuat. Komunikasi yang intensif adalah modal utama kami dalam menghadapi tantangan sosial, politik, maupun ekonomi di wilayah Sumatera Selatan agar tetap kondusif,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

     

     

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB ini diakhiri dengan diskusi dan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar sebagai cerminan hubungan harmonis antara Polda Sumsel dan Kodam II Sriwijaya.